Sedikitnya 252 Orang Tewas Saat Gempa Di Indonesia Merobohkan Rumah, Bangunan, Jalan

Sedikitnya 252 Orang Tewas Saat Gempa Di Indonesia Merobohkan Rumah, Bangunan, Jalan

Sedikitnya 252 Orang Tewas Saat Gempa Di Indonesia Merobohkan Rumah, Bangunan, Jalan – semua anggota penyelamat yang telah mencari mayat-mayat para korban yang selamat di dalam reruntuhan bangunan akibat gempa bumi yang menewaskan sedikitnya 252 orang di pulau utama Indonesia di Jawa dan telah melukai ratusan lainnya, membuat semua rumah sakit kewalahan.

Saat gempa itu, telah dikirim setidaknya slot ekskavator, truk, dan alat berat lainnya yang dikirim semalam mencapai kota Cianjur selatan Jakarta, pada hari Selasa. Di provinsi terpadat di Jawa Barat, yang berada pada dekat pusat gempa yang berkekuatan 5,6 pada Senin sore, membuat penduduk ketakutan dan melarikan diri hingga ke jalanan.

Gempa Di Indonesia Merobohkan Rumah, Bangunan, Jalan

Seorang wanita mengungkapkan saat acara The Associated Press, pada saat gempa bumi melanda rumahnya di Cianjur, pada waktu itu bangunan https://165.22.100.49/ sudah mulai “berguncang”. “Saya menangis serta langsung memeluk suami dan anak saya,” kata perempuan yang menyebutkan namanya Partinem itu.

Rumah itu runtuh selang tak lama setelah dia melarikan diri bersama keluarganya. “Jika saya tidak menarik mereka keluar, kami mungkin sudah menjadi korban,” ucapnya sambil menatap tumpukan puing beton dan kayu.

Selain korban yang tewas, pihak berwenang juga melapor lebih dari 300 orang terluka parah dan sedikit dari 600 lainnya menderita luka ringan. Di Desa Cijedil, barat laut Cianjur, gempa tersebut menyebabkan tanah longsor yang memblokir jalanan dan mengubur beberapa rumah, dan ada laporan bahwa 25 orang masih terkubur.

Bagaimana Effort Yang Dilakukan Para Penyelamat Di Lokasi Tersebut?

Kami memaksimalkan operasi beberapa titik diduga masih ada korban jiwa. Tim juga berupaya menjangkau daerah-daerah terpencil,” ujarnya. “Bagi kami, semua korban merupakan prioritas, tujuan kami adalah menemukan mereka dan menyelamatkan nyawanya dengan mengevakuasi mereka sesegera mungkin agar mendapatkan bantuan medis.”

Banyak dari korban tewas yang merupakan siswa sekolah negeri yang telah menyelesaikan kelas mereka di hari itu dan sedang melakukan pembelajaran tambahan di sekolah Islam ketika bangunan itu runtuh, kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Menambahkan tentang tujuh ekskavator serta 10 truk besar yang dikerahkan dari kota tetangga Bandung dan Bogor untuk terus membersihkan pohon dan tanah yang memblokir jalan. Tetap saja, ribuan orang menghabiskan malam di tempat terbuka karena sangat takut akan gempa susulan yang akan terjadi. 

Bangunan sudah sangat rata dengan tanah,” ungkap  Dwi Sarmadi, pekerja di sebuah yayasan pendidikan Islam di distrik tetangga. Presiden Joko Widodo pada Selasa mengunjungi Cianjur untuk meyakinkan masyarakat tentang respons pemerintah dalam menjangkau mereka yang membutuhkan.

“Atas nama pribadi dan atas nama pemerintah, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada para korban dan keluarga korban gempa Cianjur ini,” ujarnya usai mengunjungi para penyintas di pengungsian lapangan sepak bola.

Dia berjanji untuk membangun kembali infrastruktur, termasuk jembatan utama yang menghubungkan Cianjur ke kota-kota lain, dan memberikan bantuan pemerintah hingga 50 juta rupiah kepada setiap penduduk yang rumahnya rusak.

Sekitar 175.000 orang tinggal di Cianjur, bagian dari kabupaten pegunungan dengan nama yang sama dengan lebih dari 2,5 juta orang. Dikenal karena kesalehan mereka, penduduk Cianjur sebagian besar tinggal di kota-kota dengan bangunan satu dan dua lantai dan di rumah-rumah kecil di pedesaan sekitarnya.

Kamil mengatakan, lebih dari 13.000 orang yang rumahnya rusak berat dibawa ke pusat-pusat evakuasi. Di luar RSUD Cianjur, ratusan orang menunggu untuk mendapatkan perawatan.